Edy Triyono

Welcome

:)

Pantai Balekambang

Pantai Balekambang adalah sebuah pantai di pesisir selatan yang terletak di tepi Samudera Indonesia secara administratif masuk wilayah Dusun Sumber Jambe, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Jawa Timur[1] dan merupakan salah satu wisata andalan Kabupaten Malang sejak 1985 hingga kini. Daya tarik Balekambang utamanya tentu panorama alam, gelombang ombak yang memanjang hampir dua kilometer, serta hamparan pasir nan luas. Area pasir putih terlihat bersih dari sampah maupun kotoran sehingga cukup nyaman bagi pengunjung untuk bermain dan berolahraga.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Selasa, 15 Oktober 2013

Info Kost di Malang

Edy Triyono

Kost Putri 


RUMAH KOST DEKAT KAMPUS UNMUH
9 KAMAR

  • 2 Kamar mandi
  • 2 Lantai
  • 1 Tempat Mobil, 1 Tempat Sepeda, 1 Ruang Tamu
  • Wifi (Internet Akses)
  • Listrik 1300Kwh

    CALL : (089699304581)

     




Senin, 14 Oktober 2013

Profile Indra Sjafri Pelatih TIMNAS U19

Edy Triyono
Indra Sjafri (lahir di Lubuk Nyiur, Batang Kapas, Pesisir Selatan, Sumatera Barat, 2 Februari 1963; umur 50 tahun) adalah seorang mantan pemain sepak bola yang kemudian menjadi pelatih sepak bola Indonesia. Ia dipercaya menjadi pelatih Timnas Junior Indonesia (PSSI), seperti Timnas U-12, U-17 dan U-19 yang dijuluki Garuda Muda.
Indra Sjafri pernah membawa timnas junior merebut trofi juara pada turnamen sepak bola tingkat Asia, yaitu pada HKFA U-17 dan HKFA U-19 di Hongkong. Sebelumnya, Indra bertugas sebagai instruktur dan pemandu bakat di PSSI sejak Mei 2009. Indra merupakan mantan pemain sepak bola yang pernah membela PSP Padang pada tahun 1980-an, dan juga pernah menangani klub sepak bola dari ibukota provinsi Sumatera Barat itu sebagai pelatih.
Pada 22 September 2013, Indra Sjafri sukses membawa tim asuhannya, Timnas Indonesia U-19 menjuarai Turnamen Kejuaraan Remaja U-19 AFF 2013 setelah di final mengalahkan tim kuat Vietnam dalam pertandingan dramatis yang berujung adu penalti, dimana tim Indonesia menang dengan skor 7-6. Gelar juara ini merupakan gelar pertama Indonesia sejak 22 tahun terakhir dimana Indonesia tak pernah meraih satupun gelar juara baik di level Asia Tenggara maupun level yang lebih tinggi. (Wikipedia)


Jacksen: Timnas Senior Harus Lebih Bagus Ketimbang U-19

Edy Triyono
JAKARTA - Kemenangan Timnas Indonesia U-19 atas Korea Selatan (Korsel) cukup memotivasi Timnas Indonesia senior yang akan menghadapi Tiongkok di Kualifikasi Piala Asia Grup C di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Selasa (15/10) besok.

Pelatih Indonesia, Jacksen F Tiago menyampaikan, apa yang dilakukan oleh Timnas U-19 telah menginspirasi senior-seniornya bahwa mereka bisa mengalahkan tim dari Asia Timur yang selama ini terkesan sangat kuat. Tak hanya ingin mengulang sukses junior, timnas senior menyatakan bertekad tampil lebih bagus.

"Kalau Timnas U-19 sanggup, seharusnya kami sebagai senior bisa berbuat lebih dari itu. Kemenangan timnas U-19 sangat memotivasi kami untuk merebut kemenangan," ujar Jacksen di Hotel The Sultan Jakarta, Senin (14/10). Laga Indonesia melawan Tiongkok di SUGBK akan dihelat tanpa kehadiran penonton. Ini merupakan imbas dari sanksi AFC terhadap Indonesia yang menghukum Indonesia dengan laga tanpa penonton.

AFC belakangan memberi sedikit kelonggaran. Tapi penonton yang boleh masuk ke lapangan hanya berjumlah 5.000 orang, terbatas untuk sponsor, undangan dan media. "Kuncinya adalah motivasi. Kita harus bisa menang tanpa kehadiran suporter setia," kata Jakcksen. (JawaPos)

Pemkot Bagikan 200 Sertifikat

Edy Triyono
SENANG: Beberapa warga Tulungrejo menyambut kedatangan Eddy Rumpoko saat penyerahan sertifikat. 

BATU- Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko memberikan sertifikat tanah kepada 200 orang warga Desa Tulungrejo. Sertifikat yang sudah sekitar 25 tahun ditunggu-tunggu oleh masyarakat itu merupakan kado dari Pemerintah Kota (Pemkot) Batu dalam menyambut HUT ke-12. Acara pemberian tersebut dilakukan di Coban Talun saat dilaksanakannya Indonesia Enduro Championship, kemarin.

Eddy mengatakan, jika sudah lama masyarakat menunggu sertifikat ini, dan baru pada tahun ini sertifikat tersebut diberikan. Menurut dia, pembagian sertifikat didukung tidak hanya dari Kantor Pertanahan saja, namun juga dari anggota DPRD Kota Batu. ”Mudah-mudahan apa yang diberikan kepada bapak ibu, membawa kebahagian bagi kita semua,” katanya. Dengan kepemilikan hak tanah supaya hidup lebih layak dan sejahtera ini, bukan hanya dapat dinikmati oleh pemiliknya namun juga berdampak baik pada lingkungan sekitar. 

“Dan ini semua adalah bentuk kebersamaan dan kecintaan Pemkot dan masyarakat,” lanjut dia. Menurutnya, pemerintah ingin sekali membangun daerah Coban Talun, agar kedepan dapat didatangi wisatawan dan pengunjung dari luar Batu.  Namun, keinginan tersebut tidak bakal terwujud tanpa adanya usaha dan kerjasama dari masyarakat. Peran aktif masyarakat khususnya warga Coban Talun diharapkan akan memberikan perubahan lebih baik. 

”Kami ingin sekali Coban Talun berkembang, Pemkot akan memperbaiki infrastruktur jalan serta juga akan dikasih penerangan. Asal masyarakat berperan aktif sesuai dengan cita-cita pemerintah,” ujarnya.  Sementara itu, salah satu warga yang menerima sertifikat tersebut, Budiono mengakui, jika merasa puas dan bahagia setelah beberapa lama menunggu sertifikat supaya kepemilikannya kuat secara hukum. (MalangPost)

Hadapi Legenda Tim Eropa

Edy Triyono
Arema V Frangfruit

MALANG - Arema Indonesia sudah merasakan ketatnya pertandingan melawan tim dari luar negeri. Loyola Meralco Sparks, Eintracht Frankfurt dan Central Coast Mariners adalah tiga tim yang pernah dihadapi Singo Edan. Meski demikian, Arema sepertinya tidak puas.

Sebelum melakoni tur Spanyol, skuad besutan Rahmad Darmawan (RD) ini dikabarkan bakal melakoni dua ujicoba internasional di Malang. Lawannya adalah Inter Milan Legend dan Real Madrid Legend. Hal ini dibenarkan oleh Direktur Bisnis dan Marketing Arema, Fuad Ardiansyah.

“Kita sudah siapkan dua ujicoba internasional untuk mengangkat profil dan performa Arema. Lawannya adalah Inter Milan legend dan Real Madrid legend, dua tim ini akan kita datangkan ke Malang untuk lawan Arema,” terang Fuad kepada Malang Post kemarin.

Tim Inter Milan dan Real Madrid legend tentu bukan tim biasa. Dua tim ini diisi oleh legenda-legenda dunia yang hampir pensiun atau sudah gantung sepatu. Meski demikian, skill Luis Figo dkk masih tak bisa dianggap remeh. Tentu, kehadiran para pemain veteran kelas dunia bisa jadi tantangan tersendiri untuk Arema.

Kabarnya, dua tim itu didatangkan karena bisa mengangkat performa tim jelang tur Spanyol. Sebab, Arema membutuhkan banyak laga ujicoba lawan tim luar negeri. Demi beradaptasi dengan atmosfer laga lawan tim Eropa, tentu harus mendapat pengalaman sebanyak mungkin. Secara teknik, dua tim legend Inter Milan dan Real Madrid masih terhitung istimewa.

Namun demikian, Fuad belum tahu pasti kapan jadwal yang tepat untuk mendatangkan dua tim ini. Sebab, Arema bakal semakin sibuk begitu masuk bulan November. Apalagi, dengan adanya agenda TC akhir bulan Oktober dan Piala Gubernur di pertengahan November, laga ujicoba lawan Inter Milan dan Real Madrid legend sulit ditentukan.

Fuad menyebut, andai jadwal pra musim sangat penuh, Arema tetap bakal mengagendakan laga ujicoba internasional lawan dua tim tersebut di waktu lain. ”Kalau pra musim gak bisa, kita akan coba bikin ujicoba lawan Inter Milan dan Real Madrid legend pada paruh musim nanti,” tuturnya.(MalangPost)

Pantau MU Glory

Edy Triyono
Arema Indonesia sudah mempersiapkan diri untuk menjadi klub berstandar internasional. Sebab, Singo Edan sedang getol menaikkan nilai jual klub lewat perburuan pemain super bintang pada pra musim 2013/2014. Seperti Sydney FC yang sudah mendatangkan pemain veteran Alessandro Del Piero, Arema juga ingin memiliki sosok pemain yang bisa mengangkat nilai klub dan kompetisi.



Selain mengincar Pablo Aimar yang free agent, Arema dikabarkan siap melakukan scouting pemain asing saat Indonesia Legend menghadapi Manchester United Glory. “Kita mungkin akan berangkat ke Jakarta 28 Oktober nanti untuk nonton Indonesia lawan MU Glory,” ujar Media Officer Arema, Sudarmaji kepada Malang Post.

Manchester United Glory yang dijadwalkan menghadapi Hendro Kartiko dkk di Stadion Gelora Bung Karno, bakal mendatangkan pemain-pemain hebat yang sudah hampir pensiun. Nama duo bersaudara Gary Neville dan Philip Neville dikabarkan sudah tercantum dalam list pemain MU Glory.

Begitu juga, Peter Schmeichel, Nicky Butt, Andy Cole, Dwight Yorke hingga Rudd Van Nistelrooy disebut-sebut sudah siap melawat para pecinta Red Devils, julukan Manchester United Glory. Para pemain ini pernah merasakan era keemasan MU kala masih ditangani oleh legenda hidup Sir Alex Ferguson.

Sudarmaji menyebut, kehadiran para pemain marquee tersebut bakal menjadi ajang scouting bagi Arema. Sebab, bukan tak mungkin Arema bisa mengambil satu dari sekian banyak legenda tersebut untuk memperkuat Arema. 

“Segalanya mungkin. Karena kita masih pra musim, masih ada kesempatan untuk mencari pemain super bintang atau marquee player,” tuturnya. Seperti diketahui, ambisi Arema untuk mendatangkan marquee player tak lepas dari keinginan manajemen mengangkat nilai jual klub di mata sponsor. Seperti Del Piero yang mampu mengangkat reputasi Sydney FC, Arema juga berharap bisa mendatangkan satu dari sekian legenda di MU Glory, sehingga profil tim terangkat.

Meski demikian, manajemen tidak gegabah dalam menunjukkan ketertarikannya kepada pemain super bintang yang hampir pensiun. “Kita tetap selektif. Namun, yang pasti itu adalah misi yang kita usung sekarang demi memasuki era industri sepakbola,” tutupnya.(MalangPost)