Edy Triyono

Welcome

:)

Sabtu, 21 September 2013

Pasar Blimbing Dideadline Sebulan


Wali Kota Malang, H. Moch. Anton, siap pasang badan untuk melindungi kepentingan pedagang Pasar Blimbing. Hal itu ditegaskan Abah Anton, sapaan akrabnya, saat blusukan ke pasar tersebut, kemarin. Wali Kota juga meminta agar rekanan segera menyelesaikan proses pemindahan pedagang dan infrastruktur kurang dari satu bulan.

Kedatangan Abah Anton yang didampingi beberapa pejabat Pemkot Malang, datang ke areal pasar Blimbing sekitar pukul 08.00. Sempat mengejutkan para pedagang dan pihak investor pasar Blimbing PT Karya Indah Sukses (KIS).

Abah Anton dan rombongan kemudian bertemu dengan para pedagang di balai RW setempat. Kemudian terjadi dialog dua arah yang dipandu langsung sang Wali Kota. Beberapa saat setelah dialog berlangsung, Direktur PT KIS, Litiansyah King datang bergabung.

Koordinator Paguyuban Pedagang Pasar Blimbing, Subardi menyampaikan, pedagang mengeluhkan belum adanya keterbukaan investor dan pemkot. Yakni terkait siteplan pasar baru serta kesepakatan yang digodog bersama di Bakorwil beberapa waktu lalu. Pedagang tak ingin terkesan seperti membeli kucing dalam karung.

‘’Pemkot dan investor harus sosialisasikan kepada pedagang. Sampai saat ini, kami belum tahu persis siteplan dan bentuk kerjasama, pedagang galau dan resah,’’ ujarnya di depan Abah Anton. Selain itu, Subardi juga menagih investor dan pemkot terkait  infrastruktur relokasi yang belum kelar. Terutama infrastruktur di luar yang menjadi tanggungjawab pemkot. Misal jalan di sekitar stadion Blimbing, yang menjadi tempat penampungan. Pedagang belum mau pindah, dengan catatan seluruh klausul dalam kesepakatan sudah terpenuhi.

‘’Kalau jumlah pedagang pada tahun  2009 sebanyak 2.250, kalau misalnya 2000 yang diterima, lantas bagaimana dengan 250 siapa saja nanti yang dihapus,’’ imbuhnya. Abah Anton sendiri langsung menjawab pertanyaan pedagang yang diwakili Subardi. Dia langsung menegaskan, permintaan pedagang akan dipenuhi. Asalkan sesuai dengan kesepakatan yang telah tertulis. Sekaligus dalam hal itu, Abah Anton juga membacakan klausul pemberitahuan dari PT KIS.

‘’Desain, pengelolaan akan cepat koordinasikan. Saya yakin saya akan berpihak kepada panjenengan. Kalau sudah saya kabulkan, relokasi harus dilakukan. Tidak jamannya tutup-tutupan. Semua kita buka. Peduli kepada wong cilik, ini kita buktikan, tapi harus manut Abahe,’’ urai Abah Anton.Bahkan, beberapa kali, Abah Anton menyebut kalimat : ‘’saya yakinkan panjenengan semua, bahwa saya di belakang panjenengan sedoyo.’’ Sekaligus dia juga mengatakan, dalam persoalan itu yang terpenting pedagang tidak diberatkan. Anton juga meminta agar jumlah 2.250 pedagang nantinya ditampung semua pada pasar baru, tentu harus memiliki surat.

‘’Semuanya harus ditampung sesuai jumlah itu. Kalau sudah sepakat 2.250 pedagang, ya jangan ditambah-tambah lagi. Kalau ada apa-apa, silahkan ke rumah Abah. Rumahnya bukan rumah dinas. Tapi rumah kampung nang Dinoyo,’’ urainya. Usai mengelar dialog, Abah Anton sempat dikerumuni oleh para pedagang. Bahkan sejumlah pedagang perempuan, yang sudah sepuh, berebut menciumi sang wali kota. Di kawasan pasar sendiri, Abah Anton tak segan menyapa para pedagang yang berkerumun.

Usai di pasar Blimbing, Abah Anton juga menggelar sidak ke lokasi penampungan pedagang di Jalan Tenaga. Di tempat itu, dia meminta sejumlah infrastruktur segera dibenahi. Untuk akses jalan sendiri sudah dalam proses tender. ‘’Kesepakatan dengan pedagang harus dinotariskan, agar ada hitam diatas putih. Saya minta investor bisa menyelesaikan seluruh proses ini kurang dari satu bulan,’’ tegasnya menjawab pertanyaan Malang Post. 

Sementara itu, Direktur PT KIS, Litiansyah King mengaku menyanggupi instruksi Wali Kota. Menurut dia, untuk infrastruktur di Pasar Penampungan, bisa selesai dalam waktu tiga hari. sedangkan kesepakatan dengan pedagang, akan segera diajukan ke notaris dan Senin depan dibawa ke Wali Kota. ‘’Mengenai jumlah pedagang di penampungan, kita utamakan yang punya bedak. Tapi kami manut dengan instruksi Wali Kota mengenai jumlahnya,’’ aku King sapaan akrabnya. (MP)

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar