Edy Triyono

Welcome

:)

Senin, 15 April 2013

Tak Terpengaruh Putusnya Jaringan

MALANG KOTA – Terputusnya jaringan serat fiber optic di bawah laut Batam dan jaringan Sumatera beberapa waktu lalu, membuat kapasitas jaringan internet Smartfren terganggu akhir Maret lalu. Meski begitu, kejadian itu tidak terlalu mengganggu penjualan produk- produk Smarfren. Seperti diketahui, pada akhir Maret lalu, pelanggan Smartfren tidak bisa menggunakan layanan akses internet sebagaimana mestinya. 

Sejumlah situs luar negeri pun sulit diakses. Beruntung, hal itu tidak sampai berakibat buruk bagi Smartfren. ”Dari sisi penjualan, nggak ada masalah,” ujar Public Relation Regional East Java dan Bali, Rany Safitri, kemarin (14/4). Apalagi, Smartfren langsung menerapkan strategi agar pelanggannya tidak kabut. Salah satunya, memberi kompensasi berupa tambahan 50 persen volume atau kuota dari paket layanan data utama yang dibeli atau diperpanjang pelanggan. 
PACU LAYANAN: Customer service salah satu operator seluler saat melayani pelanggan.

Bukan hal yang aneh bila Smartfren memberikan perhatian spesial bagi pelanggan layanan datanya. Pasalnya, layanan ini memberikan kontribusi yang besar bagi operator yang bergerak di jaringan CDMA. ”Pelanggan kami yang menggunakan layanan data, persentasenya 80 persen,” kata Deputi Regional Head Smartfren of East Java Bali, Imam Bukori, beberapa waktu lalu. Ada sejumlah produk layanan data yang ditawarkan, mulai dari paket untuk modem, android, hingga Blackberry. ”Bahkan untuk modem, secara nasional ada sejuta aktivasi dalam delapan bulan ini,” ujar dia. Imam berharap, pada tahun 2013, Smartfren bisa menggenjot jumlah pelanggan, maupun omzet dari perusahaannya. (radar)

Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar